Fenomena Ransomware Wannacry

No Comments
Kesigapan kemkominfo dalam menanggapi ransomware wannacry yang membuat gempar internet patut diapresiasi. Beberapa sosial media dan surat kabar online sudah menyertakan cara pencegahan, tapi sampai tulisan ini dibuat belum ada cara menyembuhkan komputer yang sudah tersandera wannacry.

Pihak microsoft sendiri sudah meluncurkan patch terbaru untuk menambal celah kelemahan di salah satu fitur sistem operasi windows mereka. Perlu kita digarisbawahi juga bahwa upaya ini merupakan bagian tanggung jawab microsoft atas keamanan produk yang sudah dibeli konsumen.

Jika kita menelisik lebih dalam lagi, sebenarnya dari dulu banyak sekali pengguna windows yang kena virus, malware, adware, spyware, worm dll. Diantara ancaman2 tersebut, ransomware bernama wannacry ini memang sangat menyita perhatian karena ada unsur penyaderaan file yang disertai "pemerasan". Tidak main-main, nilai perasannya pun bernilai jutaan, bahkan salah satu rumah sakit di jakarta harus menebus 200an juta terhadap data mereka yang sudah disandera wannacry.

Penyebaran ancaman-ancaman diatas sebenarnya tidak terlepas jauh dari perilaku pengguna windows di sekitar kita yang kurang aware terhadap isu-isu seperti ini dan harus diakui masih banyak yang awam, taunya yang penting pakai tidak peduli windowsnya update atau tidak, antivirus update atau tidak, ditambah kekurang hati-hatian dalam berinternet, suka asal klik link, ditambah males ini lah males itu lah, ya begitulah user2 disekitar kita.

Fenomena gempar ini baru disebabkan oleh satu ransomware bernama wannacry, bagaimana kalau muncul wanna wanna yang lain di kemudian hari? akankah kegemparan ini akan terulang? apakah ini akhir dari dunia internet?
Yang jelas semua harus disikapi dengan kepala dingin dan tindakan preventif yang sistematis. Banyak ahli IT diluar sana yang juga mengupayakan penanganan ransomware ini. Hal ini tentu perlu kita dukung dengan perilaku kita yang perlu hati-hati dalam berinternet, serta selalu menjaga keamanan windows dengan cara update sistem dan update antivirus.

Faktanya wannacry ini hanya menyerang komputer berbasis windows, sampai sejauh ini pengguna linux seperti saya tidak terlalu khawatir dengan wannacry hehe, jadi sudahkah anda siap migrasi ke Linux? *eh iklan :D

Referensi: