Berkenalan dengan Archlinux (Part I)

No Comments

Archlinux merupakan Distro linux Independen yang dikembangkan sendiri oleh Judd Vinet yang ia bangun dari Linux from scratch (LFS). Menurut saya distro ini rada nyeleneh tapi eksotis *yeah* : D. Saya yang terbiasa menggunakan apt-get *red:ubuntu sedikit agak canggung dengan manajer paket "pacman" yang terpasang di archlinux. Cukup unik memang, karena di setiap rilis update paket di archlinux, telah disediakan fitur "full dependency tracking" sehingga update paket di Archlinux lebih tertata sesuai dengan model rilisnya yakni rilis berjalan (Rolling Release).


Sampai saat ini saya baru saja berhasil pada tahap pemasangan Archlinux (Extra seperti GUI, Sound dll belum : 3 ). Sebagai opreker menyediakan waktu itu harus. dan untuk sekedar bisa masuk ke konsol archlinux saja saya yang baru pemula ini butuh waktu semalaman untuk update dan install core package di archlinux, koneksi saya memang kurang bersahabat bung.


berikut sejarah singkat saya memasang archlinux:

- file ISO di unduh oleh teman saya dari kambing ui, dia memilih yang dual iso.
- lalu saya tertarik untuk memasang di PC, jadilah saya menggunakan aplikasi flashnull via windows untuk membuat Bootable Flashdisk Archlinux. Di linux juga bisa menggunakan utilitas dd.
- PC saya sudah terpasang Windows 7 32bit, dan Ubuntu 12.04 32bit. Entah mengapa instalasi Archlinux di PC saya membutuhkan partisi primary untuk root (/). Singkat cerita pemartisian ulang pun tak terhindarkan menggunakan gparted, via Live USB Ubuntu.
- Media instalasi sudah, alokasi partisi root dan swap sudah. langkah selanjutnya adalah membuka halaman dokumentasi instalasi untuk Beginner di sini:
di sela sela instalasi saya mendapati langkah dimana harus meng-generate fstab. berhubung saya memiliki beberapa partisi NTFS saya merujuk ke situs ini untuk mendapatkan cara mounting manual partisi NTFS

Dokumentasi di wiki archlinux bisa dibilang sangat lengkap dan mudah untuk untuk diikuti. Sampai saat ini saya baru bisa menggunakan konsol saja, belum bisa masuk desktop. Sekian dulu ceritanya. mau persiapan jumatan :D

Bersambung ke Part II